-->

Wow ...!! Istri dan Guru PAUD Saya Membuat Blog Bahasa Inggris

Hallo teman-teman Pengelola, Guru dan Operator Sekolah, sudah tau yang namanya blog, bahkan blog tersebut bisa menghasilkan uang Lohh.... 

Apakah sudah membaca dan mencoba bahwa Google Adsense Bisa Menambah Uang Jajan Anak, saya rasa hal tersebut tidak asing lagi, bahkan tiap hari membaca blog yang bertemakan Bagaimana Memulai Bisnis Online dan Bagaimana Cara Memulai Bisnis Online untuk Pemula di Internet.

Wow ...!! Istri dan Guru PAUD Saya Membuat Blog Bahasa Inggris


Istri (Sanskerta: strī yang artinya adalah "wanita" atau "perempuan") adalah salah seorang pelaku pernikahan yang berjenis kelamin wanita. Seorang wanita biasanya menikah dengan seorang pria dalam suatu upacara pernikahan sebelum diresmikan statusnya sebagai seorang istri dan pasangannya sebagai seorang suami. Dalam berbagai agama biasanya seorang wanita hanya boleh menikah dengan satu pria. Dalam budaya tertentu, pernikahan seorang pria dengan banyak wanita diperbolehkan. Hal ini dinamakan poligami, sedangkan pernikahan seorang wanita dengan banyak pria disebut poliandri (Wikipedia).

Guru PAUD adalah pendidik dan pengajar pada pendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru. Pengertian Guru dari (Wikipedia).
Gambar Ilustrasi : Wow ...!! Istri dan Guru PAUD Saya Membuat Blog Bahasa Inggris

Apa Tujuannya dari Pembutan Blog Bahasa Inggris tersebut ?


Tujuan Pembuatan Blog Bahasa Inggris adalah untuk mengasah dan memanfaatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka dalam membuat sebuah artikel, resume, rangkuman dalam kepentingan tertentu, sehingga mereka terlatih dalam berbicara dan menulis walaupun masih jauh dari kesempurnaan, bisa dikatakan bahasanya "NGAUR".

Apakah mereka mampu untuk mengelolanya? Di dunia ini sudah kita ketahui bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Arinya dengan membuat sebuah blog bahasa inggris dengan tidak sadar mereka berupaya untuk meningkatkan kualitas Bahasa Inggrisnya.

Blog Bahasa Inggris ini sudah mereka isi dengan konten sebanyak 48 Artikel walaupun artikel tersebut masih jauh dari kesempurnaan tata kelola bahasanya, seperti halnya Blog PAUD ini dengan Bahasa yang Rancu, tapi apalah yang penting mencoba untuk menghasilkan konten yang berkualitas dan intinya berbagi Ilmu dan Pengalaman.

Bagi teman-teman semuanya yang ingin mencoba melihat Blog Bahasa Inggri yang dibuat oleh Istri dan Guru PAUD saya, silahkan menuju link dibawah ini :

1. Judul Blog Ke-1 "Cystic Acne" dengan Deskripsi "Blog which provides information on how to overcome the stubborn acne and maintain the health of the face with ease". 

2. Judul Blog Ke-2 "Types of Advertising" dengan Deskripsi "Blog about advertising tricks and tips with other types of advertising".

Saya yakin kalian akan senyum bahkan tertawa membaca deskripsinya saja. NGAUR kan, tapi ga apa-apa, mereka kan sudah berupaya semaksimal mungkin.

Apa Manfaat dari Blog tersebut ..??


Sudah saya singgung dari tujuan blog tersebut diatas, selain meningkatkan kualitas bahasa, bahkan blog tersebut bisa meningkatkan Penghasilan Adsense (Pastinya sudah tau seorang Blogger).

Kenapa Tidak Setiap Lembaga PAUD Memiliki Website atau Blog

Kenapa Tidak Setiap Lembaga PAUD Memiliki Website atau Blog supaya lebih berkreasi di dunia maya disamping mendidik dan memenejerial Lembaga yang kita kelola, kita juga bisa memanfaatkan Web-Blog yang akan kita kelola.

Apa saja isi dari Konten Website atau Blog yang kita Bangun?


Konten pada Blog yang kita kelola bisa saja kita isi Sejarah Berdirinya Lembaga/PAUD, Struktur Organisasi, Jumlah Siswa, Jumlah Guru dan sebagainya, bahkan dari konten tersebut bisa kita jadikan sebuah Menu Blog, dan Sub Menunya.

Selain Isi konten blog di atas, sobat juga bisa mengisi dengan Poto Dokumentasi kegiatan di Lembaga PAUD yang sobat kelola, dengan cara mendeskripsikannya supaya kedepannya kita bisa memanfaatkan dari blog yang kita buat, seperti halnya yang sudah saya ulas sebelumnya yaitu Penghasilan Tambahan Operator Sekolah dari Internet dan Penghasilan Tambahan Operator dari Internet. Apakah Sobat tidak tertarik dengan hal tersebut?

Tentunya saya yakin hal tersebut bisa kita jadikan sebagai motivasi kepada Operator Dapodik PAUD-DIKMAS umumnya dan Khususnya kepada Operator Pemegang Dapodik Lembaga kita.
Kenapa Tidak Setiap Lembaga PAUD Memiliki Website atau Blog

Bagaimana saya memulainya?


Mulailah dari sekarang, untuk membuat sebuah Blog Niche jangan ditunda-tunda, bahkan saya sudah menyediakan satu Blog Khusus Kumpulan Tutorial Cara Membuat dan Mengelola sebuah Blog. Silahkan sobat belajar di sana.

Bagi sahabat Blog PAUD Baitul Fiqri mari kita manfaatkan waktu luang untuk menjadikan sebuah karya kita di baca dan dipelajari oleh semua orang.

Pernahkah Sobat Mendengar sebuah Hadits dan Ayat Alqur'an menjelaskan tentang "Membantu Kesulitan Sesama Muslim dan Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga"?.

Seorang Muslim adalah saudara orang Muslim lainnya. Ia tidak boleh menzhaliminya dan tidak boleh membiarkannya diganggu orang lain (bahkan ia wajib menolong dan membelanya). Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya, maka Allâh Azza wa Jalla senantiasa akan menolongnya. Barangsiapa melapangkan kesulitan orang Muslim, maka Allâh akan melapangkan baginya dari salah satu kesempitan di hari Kiamat dan barangsiapa menutupi (aib) orang Muslim, maka Allâh menutupi (aib)nya pada hari Kiamat.
Dari Hadits di atas, kita bisa jadikan Dasar Untuk membuat sebuah Blog yang bertemakan Tutorial, Trik dan Tips. Misalkan saya kasih Contoh "membantu kebutuhan saudaranya" Teman kita seperjuangan di Nusantara ini kesulitan dengan Tata Cara Registrasi Dapodik PAUD-DIKMAS SMT 2 TP. 2015/2016Tata Cara Sinkron Offline Aplikasi Dapodik PAUD-DIKMAS, dan sebagainya kemudian kita menuliskan di blog yang kita buat dengan tujuan agar dibaca oleh seseorang yang membutuhkannya, tanpa sepengetahuan, artikel tersebut dibaca oleh Ribuan Orang di Internet. Apakah Hal Tersebut Bukan Perbuatan yang Mulia Bagi Allah...?? Tentunya kita bisa memahami dari isi Hadits di atas 

"Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya, maka Allâh Azza wa Jalla senantiasa akan menolongnya. Barangsiapa melapangkan kesulitan orang Muslim, maka Allâh akan melapangkan baginya dari salah satu kesempitan di hari Kiamat"

Contoh Judul Artikel di atas adalah sebagai contoh saja supaya Blogger tidak dipandang sebelah mata, menurut saya mereka mempunyai tabungan akhirat yang berharga.

Blogger seperti Apa ya yang mempunyai Tabungan Akhirat?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, silahkan pahami Hadits di bawah ini, untuk menemukan sebuah jawabannya :
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allâh akan menutup (aib)nya di dunia dan akhirat. Allâh senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allâh akan mudahkan baginya jalan menuju Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allâh (masjid) untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan ketenteraman akan turun atas mereka, rahmat meliputi mereka, Malaikat mengelilingi mereka, dan Allâh menyanjung mereka di tengah para Malaikat yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa yang diperlambat oleh amalnya (dalam meraih derajat yang tinggi-red), maka garis keturunannya tidak bisa mempercepatnya.”
  
Demikian artikel kali ini yang bisa saya bagikan tentang Kenapa Tidak Setiap Lembaga PAUD Memiliki Website atau Blog, mudah-mudahan bermanfaat dan memberikan sebuah motivasi bagi Sahabat Pengelola PAUD dan Operator Dapodik PAUD-DIKMAS. Terimakasih

Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) - Selamat malam para sahabat Blog PAUD Baitul Fiqri, mari kita menyimak dan mempelajari tentang Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Sebelumnya telah kami bahas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Keluarga merupakan upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh dan memberikan kegiatan pembelajaran yang mampu menghasilkan kemampuan dan keterampilan anak. 

Kenpa Harus Melakukan Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Lembaga Kita?


Sebelum ke tofik Permasalahan Evaluasi mari kita pahami dulu Pengertian Asesmen. Asesmen adalah Proses menentukan sifat-sifat atau perilaku-perilaku individu, atau karakteristik atau sifat dari hal lain yang sesungguhnya, melalui observasi atau ujian, kemudian menetapkan suatu angka, penilaian penilaian, atau penentuan penentuan skor (Goodwin (Goodwin &Goodwin).

Seperti Apa Evaluasi Pembelajaran Seharusnya ?

Prinsip-Prinsip Evaluasi Pembelajaran :

  1. Evaluasi seharusnya menggunakan berbagai sumber informasi
  2. Evaluasi Evaluasi sebaiknya sebaiknya menguntungkan menguntungkan anak dan meningkatkan pembelajaran
  3. Evaluasi seharusnya melibatkan anak dan keluarga
  4. Evaluasi harus adil bagi semua anak
  5. Evaluasi seharusnya bersifat autentik

Fungsi Asesmen Untuk Anak Usia Dini :

  1. Mengases untuk meningkatkan pembelajaran dan perkembangan anak
  2. Mengidentifikasikan Mengidentifikasikan anak untuk pelayanan pelayanan khusus dan kesehatan
  3. Memonitor kecenderungan dan mengevaluasi program dan pelayanan
  4. Mengases pencapaian akademik untuk memantau siswa secara individu

Prinsip Asesmen Pada Anak Usia Dini :

  1. Asesmen sebaiknya menguntungkan anak
  2. Keuntungan yang jelas dalam melayani anak secara langsung atau meningkatkan kualitas program pendidikan
  3. Harus dirancang sesuai dengan validitas dan realibilitasnya sesuai dengan peningkatan usia anak
  4. Masa berlaku asesmen seharusnya disesuaikan dengan isi dan metode pengumpulan data
  5. Asesmen dapat dibahasakan dengan tepat, untuk mengenali lebih luas semua aspek yang diukur
  6. Orang tua seharusnya dihargai sebagai sumber informas
  7. Asesmen Untuk mencapai tujuan yang diinginkan

Demikian Ulasan tentang Evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bisa kita lakukan di Lembaga kita masing-masing, mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Jika Ingin Melihat Informasi Terbaru dari Blog PAUD ini, silahkan Menuju Link Info Terupdate Di SINI...

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Islam

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Islam - Pendidikan demikian berpengaruh kepada perkembangan seorang manusia baik emosi, intelektual maupun sosial, dengan demikian pendidikan anak usia dini dalam Islam merupakan titik pemberangkatan agar anak menjadi sosok yang mata secara emosi, intelektual, sosial dan spiritual. Pendidikan anak usia dini dalam Islam dimulai sejak anak di dalam kandungan, melalui berbagai metoda yang secara ilmiah memang bisa dibuktikan.

Betapa pentingnya masalah pendidikan anak usia dini dalam Islam, hal ini terbukti dengan anjuran Islam bahwa pendidikan anak usia dini dalam Islam harus ditanamkan sejak anak masih dalam kandungan. Bukan baru ketika anak akan memasuki dunia pendidikan formal atau sekolah dan lembaga pendidikan lainnya. Semua ini terkait dengan tauladan Rasulullah SAW untuk menuntut ilmu sejak dari buaian.

Belakangan telah banyak ditemukan oleh para peneliti psikolo perkembangan bahwa sejak di dalam kandungan, bayi telah mampu menerima berbagai rangsangan, sehingga bisa memastikan mana sentuhan ibu dan mana sentuhan ayahnya. Bayi di dalam kandungan juga terbukti mampu mendengar sekalipun tidak secara langsung memberikan respons. 
Gambar Ilustrasi : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Islam

Dasar Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam


Tuntutlah ilmu sejak dari buaian bunda. Kira-kira itulah muatan yang terkandung dalam sabda Rasulullah SAW. Yang menganjurkan pada Anda – orangtua muslim untuk memberikan pendidikan pada anak-anaknya sejak dari buaian bahka n sejak dari dalam kandungan ibu. Ini konsep pendidikan anak usia dini dalam Islam. 

Sabda Rasulullah SAW itu berbunyi, “uthlubul ilma minalmahdi ilal lakhdi”, yang maknanya tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat. Dengan demikian mendidik anak sejak dari kandungan sang Ibu berkaitan erat dengan dasar ajaran agama Islam, yang menjelaskan tentang hubungan antara orangtua dan anak, yakni Birul Walidain – atau berbuat baik kepada orangtua. Karena itulah betapa pentingnya pendidikan usia dini dalam Islam ini.

Serta firman Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW berupa surat Al-Alaq ayat 1-5. Yang bunyinya adalah : “Bacalah. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah Menghidupkan. Yang menghidupkan manusia dari kegelapan. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang mengajarkan.” Jelas kata-kata pertama dari ayat tersebut adalah perintah untuk membaca, yang dapat dimaknai sebagai perintah untuk belajar kepada manusia. Tentu saja yang dinamakan belajar tidak melulu kegiatan formal di bangku sekolah.

Pendidikan tidak terikat waktu, baik mulainya maupun kapan berakhirnya. Dengan kata lain,konsep pendidikan anak usia dini dalam Islam, dimulai ketika seorang anak bisa memberi respons (dalam kandungan) sampai dengan waktu yang tidak terbatas atau sampai dengan akhir hayat. Sekalipun sudah tidak sekolah secara formal maupun telah pensiun dari pekerjaannya, seorang manusia akan tetap belajar, sadar atau tidak, mau atau tidak. Berbagai ilmu dan pengalaman baru selalu akan ditemukan terkecuali apabila telah tidak bernafas lagi. 

Manajemen Keluarga dalam Pendidikan Anak Usia Dini


Seorang anak adalah aset bagi Anda sebagai orangtua. Anak juga sebuah amanat dari Rabb kepada manusia. Anak itu generasi penerus bangsa dan generasi Islam muda. Maka jagalah mereka dengan bijaksana. Berilah pondasi yang kuat dan benar agar menjadi bekal anak mengarungi berbagai rintangan dalam kehidupannya kelak. Memberi pendidikan anak usia dini dalam Islam secara tepat, akan melahirkan generasi yang tidak saja pandai ilmu pengetahuan tapi pandai bersyukur sebagai makhluk Allah SWT.

Sabda Rasulullah SAW menunjukkan betapa pentingnya seorang anak belajar sejak dini. Namun kesadaran itu diharapkan datang dari inisiatif Anda sebagai orangtua, bukan dari si anak yang akal pikirannya belum berkembang optimal. Sejak lahir anak sudah dilengkapi penciptaannya oleh Allah SWT dengan panca indra serta akal pikiran untuk mencerna ilmu pengetahuan. Untuk itu, masa-masa usia dini adalah masa penting anak untuk mendapatkan stimulan (berbagai rangsangan) untuk membangun kemampuan berpikirnya. Tidak mengherankan apabila Islam sangat menekankan pendidikan anak usia dini ini.

Orang terdekat yang mendampingi anak pada masa-masa usia dini adalah ibu. Ibu sudah berinteraksi dengan anak sejak anak dalam kandungan. Kemudian berlanjut pada periode menyusui, dan akhirnya masa perkenalan anak terhadap segala sesuatu di bawah bimbingan ibu. Seorang ibu yang shalihah akan membimbing anak-anaknya menjadi saleh dan shalihah. Sebaliknya seorang ibu yang abai terhadap agama, akan abai pula terhadap pendidikan akhlak anak-anaknya.

Sebenarnya apabila kembali kepada fitrah sang anak, anak tidak terlalu perlu memasuki sekolah formal dalam usia dininya. Karena apabila dapat diterapkan manajemen keluarga yang baik dan teratur, anak dapat diasuh ibu untuk mendapatkan pendidikan anak usia dini bukan dari lembaga formal pada umumnya. Namun cukup dari sang ibu. Bermain bagi anak adalah belajar, dan semestinya ketika belajar pun bagi anak tetap harus mengandung permainan. Dan kedua konsep ini bisa diterapkan di rumah dengan bimbingan seorang ibu dan anggota keluarga lainnya. 

Ada istilah ibu sebagai madrasah pertama bagi anak, ibu adalah sekolah pertama untuk anak. Ungkapan ini tidak berlebihan. Karena ibu sebenarnya adalah sumber daya manusia atau manpower terlatih dan terdidik untuk memberikan pendidikan dan pengajaran bagi anaka-naknya sendiri.

Perkembangan Anak


Anak saat masih menjadi sebuah nucleus di dalam rahim ibu sejatinya adalah telah menjadi seorang bakal manusia. Pertumbuhan janin tersebut terus berkembang sesuai dengan usia kehidupannya. Pada saat itu peran ibu sangat besar, karena harus menjaga kesehatan dirinya sendiri, serta mengkonsumsi makanan yang bergizi demi memberikan gizi yang mencukupi bagi
janin.

Pada usia dini pertumbuhan otak anak berkembang pesat, terutama pada usia 0 sampai 8 tahun. Karena antara usia tersebut, pertumbuhan otak anak meningkat hingga 80%, kemudian sisanya yang 20% berjalan sesudah usia tersebut berlalu. Itu artinya pada usia tersebut antara 0 sampai 8 tahun, terjadi proses perkembangan yang sangat cepat. Di masa-masa inilah justru seorang ibu harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, serta rajin memberi segala macam rangsangan yang sifatnya stimulant terhadap anak.

Contohnya dengan memperdengarkan lagu-lagu Islami, menunjukkan gambar dengan warna yang eye catching sesuai minat anak, juga mengasah otak kiri sebagai daya pengingat dengan membacakan doa-doa pendek kepada anak. Otak anak akan merekam semua itu, tanpa Anda sadari. Dan Anda akan terkejut bila mengetahui hasilnya. 

Pilihan Antara Sekolah Formal atau Home Schooling 


Pendidikan anak usia dini dalam Islam, sebenarnya tidak menyebutkan dengan pasti pilihan manakah yang terbaik untuk anak. Apakah pendidikan anak usia dini mereka dapatkan harus dari sekolah atau lembaga pendidikan formal, ataukan cukup didapatkan dari home schooling dengan ibu sebagai guru dan pendidik.

Namun sesuai dengan fitrah anak yang membutuhkan kedekatan yang lengkap dari kedua orangtuanya di usia dini mereka, maka metode home schooling dianggap yang paling tepat untuk diterapkan pada pendidikan anak usia dini dalam Islam. Selain orangtua dapat mengontrol, juga anak merasakan aman dan bebas bereksplorasi memperkaya dunia kecilnya di bawah pengawasan ibu atau Anda sebagai orangtua.

Menjadi Sahabat Sekaligus Teladan Anak


Rasulullah terkenal sebagai penyayang anak dan kerap menemani anak-anak bermain tanpa merasa canggung. Dalam sebuah riwayat, Sa‟ad bin Abi Waqqas bercerita bahwa dirinya pernah masuk ke rumah Rasulullah saat Hasan dan Husein tengah bermain di atas perut sang kakek. 

Sa'ad lantas bertanya, Apakah Rasulullah mencintai mereka. Dijawab oleh Rasulullah, “Bagaimana mungkin aku tidak mencintai dua kuntum bunga raihanah ini?

Di sela-sela aktivitasnya menemani anak-anak, Rasulullah selalu menyelipkan pesan-pesan keteladanan. Sebagai bagian dari pendidikan anak usia dini dalam Islam, orangtua pun memiliki peran penting terkait menanamkan keteladanan terhadap anak. Apalagi di zaman sekarang televisi sebagai media hiburan tak dapat diharapkan menjadi contoh yang baik bagi pembentukan akhlak anak-anak muslim.

Menggembirakan Hati Anak


Suatu saat setelah penaklukan Mekkah, Rasulullah meminta Bilal mengumandangkan azan di atas Ka‟bah. Saat Bilal melaksanakan tugasnya, beberapa musyrikin Quraisy mengolok-oloknya dengan menirukan suara Bilal.

Salah satu di antara mereka bernama Abu Mahdzurah, seorang anak bersuara merdu. Mendengar olok-olok Abu Mahdzurah yang waktu itu berusia 16 tahun, Rasulullah meminta agar dia dibawa menghadap beliau.

Abu Mahdzurah menyangka Rasulullah akan membunuhnya. Namun apa yang diperbuat Rasulullah? Beliau justru mengusap-usap ubun-ubun remaja itu dengan penuh kelembutan. Kontan hati Abu Madzurah pun luluh, terasa tersiram oleh iman dan keyakinan. Rasulullah lantas mengajarinya beradzan untuk penduduk Mekkah.

Satu hikmah yang dapat dipetik dari kisah di atas. Bahwa hati yang gembira akan lebih mudah menerima perintah, larangan, peringatan, atau bimbingan apa pun. Karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk selalu membuat anak bergembira setiap saat. Tindakan kenakalan tidak sepatutnya dibalas dengan hardikan atau kemarahan.

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak


Sebagai upaya menumbuhkan rasa percaya diri anak, Rasulullah menggunakan beberapa cara berikut:
  1. Saat sedang berpuasa, Rasulullah mengajak anak-anak bermain sehingga siang yang panjang terasa cepat. Anak-anak akan menyongsong waktu berbuka dengan gembira. Hal ini juga membuat anak memiliki kepercayaan diri sanggup berpuasa sehari penuh.
  2. Sering membawa anak-anak ke majelis orang dewasa, resepsi, atau bersilaturahim ke rumah saudara sebagai upaya menumbuhkan kepercayaan diri sosialnya.
  3. Mengajari Al Quran dan As Sunnah serta menceritakan sirah nabi untuk meningkatkan kepercayaan diri ilmiahnya.
  4. Menanamkan kebiasaan berjual-beli untuk meningkatkan kepercayaan diri anak terkait ekonomi dan bisnis. Di samping itu, sejak dini anak akan terlatih mandiri secara ekonomi.

Memotivasi Anak Berbuat Baik


Anak-anak, terutama pada fase usia dini, cenderung lebih mudah tersentuh oleh motivasi ketimbang ancaman. Maka, hendaknya orang tua tidak mengandalkan ancaman untuk mendidik sang buah hati. Ketimbang banyak bicara soal murka Allah, siksa dan neraka-Nya, mengapa tidak memotivasinya bahwa kebaikan akan mendapat balasan surga dengan segala kenikmatannya?

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Keluarga

Selamat malam sahabat Blog PAUD Baitul Fiqri, mudah-mudahan kita diberikan sehat wal'afiat, pada malam ini kami akan menggambarkan sedikit tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Keluarga

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh dan memberikan kegiatan pembelajaran yang mampu menghasilkan kemampuan dan keterampilan anak. 

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu pendidikan yang dilakukan pada anak sejak lahir hingga usia delapan tahun (Modul 1 Nest, 2007:3). Proses pendidikan dan pembelajaran pada anak usia dini hendaknya dilakukan dengan tujuan memberikan konsep yang bermakna bagi anak melalui pengalaman nyata. 

Hanya pengalaman nyatalah yang memungkinkan anak menunjukkan aktivitas dan rasa ingin tahu (curiousity) secara optimal dan menempatkan posisi pendidik sebagai pendamping, pembimbing serta fasilitator bagi anak.

Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual. Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan. Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral.
Gambar Ilustrasi : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Keluarga

Perlakuan Peran Orang Tua dalam Memotivasi Bakat dan Minat Anak :

  1. Mengajarkan anak untuk mengharapkan keberhasilan.
  2. Sesuaikan pendidikan anak dengan minat dan gaya belajarnya.
  3. Anak harus belajar bahwa diperlukan keuletan untuk mencapai keberhasilan.
  4. Anak harus belajar bertanggung jawab dan belajar menghadapi kegagalan.

Dari perlakuan Peran orang tua di atas bisa kita gambarkan bahwa semua orang dewasa dapat menjadi model bagi anak: guru, anggota keluarga, teman orantua, atau kakek-nenek, tetapi model yang paling penting adalah orangtua yang kreatif yang memusatkan perhatian terhadap bidang minatnya yang menunjukkan keahlian dan displin diri dalam bekerja, semangat dan motivasi internal. 

Bagaimana Sikap Orang Tua Kepada Anaknya Agar menumbuhkan Potensi Anak ?


Sikap orang tua yang dimaksud di sini adalah sikap yang membagun potensi anak dalam masa perkembangannya dan saya kutif dari berbagai penelitian diperoleh hasil bahwa sikap orangtua yang memupuk potensi anak adalah sebagai berikut :
  1. Menghargai pendapat anak dan mendorongnya untuk mengungkapkannya
  2. Memberi waktu kepada anak untuk berpikir, merenung, dan berkhayal
  3. Membolehkan anak untuk mengambil keputusan sendiri
  4. Mendorong anak untuk banyak bertanya
  5. Menyakinkan anak bahwa orangtua menghargai apa yang ingin dicoba dilakukan dan dihasilkan
  6. Menunjang dan mendorong kegiatan anak
  7. Menikmati keberadaannya bersama anak
  8. Memberi pijian yang sungguh-sungguh kepada anak.
  9. Mendorong kemandirian anak dalam bekerja
  10. Menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan anak.
Bagaimana dengan sikap orangtua yang tidak menunjang pengembangan potensi anak ?

Sahabat Blog PAUD di bawah ini kami rangkum dan sajikan sikap orang tua yang tidak menunjang pengembangan anak yang harus kita perhatikan :
  1. Mengatakan kepada anak bahwa ia dihukum jika berbuat salah
  2. Tidak memperbolehkan anak marah kepada orangtua.
  3. Tidak boleh mempertanyakan keputusan orangtua
  4. Tidak memperbolehkan anak bermain dengan anak lain yang mempunyai pandangan dan nilai yang berbeda dari keluarga anak.
  5. Anak tidak boleh berisik
  6. Orangtua ketat mengawasi kegiatan anak
  7. Orangtua tidak memberi saran-saran yang spesifik tentang penyelesaian tugas
  8. Orangtua kritis terhadap anak dan menolak gagasan anak
  9. Orangtua tidak sabar dengan anak
  10. Orangtua dengan anak adu kekuasaan
  11. Orangtua menekan dan memaksa anak untuk menyelesaikan tugas
Potensi Anak Usia Dini dapat terwujud jika orangtua sangat peduli terhadap perkembangan anaknya dan anak bisa diberi kebebasan untuk dapat mengembangkan bakat atau potensi yang dimilikinya. Berdasarkan pada prinsip perkembangan anak, maka pendidikan anak usia dini harus berlandaskan pada kebutuhan anak, yang disesuaikan dengan nilai-nilai yang dianut di lingkungan di sekitarnya, sesuai dengan tahap perkembangan fisik dan psikologis anak, dilaksanakan dalam suasana bermain yang menyenangkan serta dirancang untuk mengoptimalkan potensi anak.

Orang tua dapat menstimulus anak dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang menyentuh rasa ingin tahu dan jiwa penjelajahnya. Dengan demimkian anak akan termotivasi untuk terlibat dalam prose belajar yang dimbimbingan orang tua. Selain itu, orang tua juga perlu menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan anak tanpa harus terlibat atau intervensi terlalu jauh dalam kegiatan mereka.


Luangkan Waktu Sobat Untuk untuk Menginvestasikan Tulisan bermanfaat bagi orang banyak pada Blog PAUD ini, dan tulisan sobatpun akan menjadi amal perbuatan yang mulia. Blog PAUD ini juga akan mencantumkan "Penulis dan Lembaga/Sekolah" di akhir Artikel. Terimakasih

Libur Nasional dan Cuti Bersama 19 Hari di Tahun 2017

Pemerintah menetapkan, hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 sebanyak 19 hari, terdiri dari 15 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama. Penetapan itu menyusul penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 Pengaturan libur nasional dan cuti bersama.

SKB itu ditandatanganan tiga menteri, yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, disaksikan oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani di Kantor Kemenko PMK, Kamis (14/04).

Menko PMK mengatakan, cuti  merupakan hak pegawai yang harus dihargai dan dihormati. "Untuk kepentingan bersama, perlu diatur oleh pemerintah, dan jumlah hari cuti bersama itu mengurangi jumlah cuti tahunan," imbuhnya.

Ditetapkannya hari libur nasional dan cuti bersama, menurut Puan Maharani, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pemanfaatan hari kerja, hari libur, dan cuti bersama sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. “Penetapan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata dalam negeri yang mempunyai dampak peningkatan ekonomi,” ujarnya. (rr/HUMAS MENPANRB)
Gambar Ilustrasi : Libur Nasional dan Cuti Bersama 19 Hari di Tahun 2017
Hari Libur Bersama Nasional 2017 :
No.
Tanggal
Keterangan
1.
1 Januari
Tahun Baru 2017 Masehi
2.
28 Januari
Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili
3.
28 Maret
Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939
4.
14 April
Wafat Isa Al Masih

24 April
Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
5.
1 Mei
Hari Buruh Internasional
6.
11 Mei
Hari Raya Waisak 2561
7.
25 Mei
Kenaikan Isa Al Masih
8.
25- 26 Juni
Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
9.
17 Agustus
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
10.
1 September
Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah
11.
21 September
Tahun Baru Islam 1439 Hijriah
12.
1 Desember
Maulid Nabi Muhammad SAW
13.
25 Desember
Hari Raya Natal
Cuti Bersama Tahun 2017
No.
Tanggal
Keterangan
1.
23, 27,28 Juni
Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
2.
26 Desember
Hari Raya Natal

Sumber : MENPAN

Bagi sahabat Blog PAUD yang menginnginkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 19 Hari di Tahun 2017 berformat Microsoft Word silahkan sobat download DI SINI ....

Demikian Informasi terbaru yang bisa kami bagikan semoga bermanfaat, sebelumnya kami ucapkan terimakasih telah membaca artikel ini.

Jika Ingin melihat Informasi terupdate di Blog PAUD ini, silahkan sobat menuju Link Kami DI SINI ....

Apa yang dibutuhkan Anak Usia Dini (PAUD) Agar Tumbuh Kembang Dengan Baik ?

Salam Sejahtera - Blog PAUD Kali ini akan menuliskan kembali tentang Apa yang dibutuhkan Anak Usia Dini (PAUD) Agar Tumbuh Kembang Dengan Baik ?. Sebenarnya artikel ini ada kaitannya dengan artikel sebelumnya yaitu Penjelasan DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) Anak Balita pada PAUD

Apa yang dibutuhkan Anak Usia Dini (PAUD) Agar Tumbuh Kembang Dengan Baik ?


Nah di sini kami akan menjelaskan sedikit tentang kebutuhan Anak Usia Dini agar Tumbuh Kembangnya berlangsung baik diantaranya adalah :
Gambar Ilustrasi : Tumbuh Kembang Anak

ASUH :
Makanan yang bergizi, pemukiman yang layak/rumah yang sehat, pakaian yang layak/bersih, perawatan kesehatan teratur, imunisasi, menjaga kebersihan diri.

ASIH :
Kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya dan anggota keluarga lainnya.

ASAH :
Stimulasi (rangsangan) yang bertujuan mengoptimalkan perkembangan anak seperti kecerdasan, ketrampilan, kemandirian, budi pekerti, sopan santun, moral-etika, kreatifitas, produktifitas

Mengapa masa Balita dianggap penting ?


Karena pada balita ini terjadi tumbuh kembang yang sangat pesat. Perkembangan moral serta dasar-dasar kepribadian juga dibentuk pada masa ini. Anak balita sangat mudah sakit dan kekurangan gizi.

Apa yuang harus dilakukan saat deteksi dini diketahui tumbuh kembang anak bermasalah atau mengalami penyimpangan?
  1. Anak harus segera dirujuk/dibawa ke: Kader, PKK, bidan, Pukesmas, ke tempat pelayanan kesehatan lainnya.
  2. Sebaiknya jangan ditunda-tunda karena setiap penyimpangan sekecil apapun apabila tidak diketahui apalagi tidak ditangani dengan baik, maka akan merugikan/menghambat tumbuh kembang anak
  3. Kalau diketahui terdapat penyimpangan perkembangan maka, Jangan terlalu cemas, karena akan mendapat petunjuk latihan khusus dari pukesmas dan dapat dibantu oleh Kader/PLKB/Bidan atau latih anak sesuai dengan petunjuk pada “BAGAN PERKEMBANGAN BALITA DAN CARA STIMULASI”
  4. Apabila setelah dilatih sebulan tidak ada hasilnya harus segera kontrol kembali ke Pukesmas. Rajin datang pada setiap pertemuan kelompok BKB

Apa yang dimaksud stimulasi perkembangan ?


Stimulasi adalah perangsangan dan latihan-latihan terhadap kepandaian anak yang datangnya dari lingkungan diluar anak. Stimulasi dapat dilakukan oleh ibu, ayah, anggota keluarga atau orang dewasa di sekitar anak.

Stimulasi apa saja yang diberikan pada anak ?


Stimulasi diberikan berdasarkan kemampuan yang akan dikembangkan, meliputi 4 macam kepandaian/kemampuan perkembangan :
  • Kemampuan gerakan kasar
  • Kemampuan gerakan halus
  • Kemampan bergaul
  • Kemampuan mandiri
  • Potensi kecerdasan

Dapat disimpulkan bahwa anak memerlukan stimulasi fisik, mental dan sosial. Apa Tujuan Stimulasi pada Anak ?

Untuk membantu anak agar dapat mencapai tingkat perkembangan yang sebaik-baiknya (optimal) sesuai dengan kemampuan yang sudah dibawa sejak lahir

Kapan stimulasi diberikan ?


Stimulasi secara teratur dan berkelanjutan sejak lahir. Stimulasi terbaik diberikan pada saat dimana anak secara fisik maupun mental telah siap menerima latihan sesuai dengan umur kemampuan perkembangannya.

Bagaimana cara menstimulasi anak balita ?

  • Bertahap dan berkelanjutan mencakup 4 macam perkembangan.
  • Dimulai dari kemampuan perkembangan yang telah dipunyai, kemudian dilanjutkan dengan kemampuan yang seharusnya dicapai pada usia tersebut
  • Wajar, santai, menyenangkan, bervariasi dan sambil bermain sebagai ungkapan rasa kasih sayang.
  • Anak harus diberi pujian atas keberhasilan.
  • Bila perlu alat bantu, harus tidak berbahaya misalnya dengan mengunakan APE (Alat Permainan Edukatif), Kaset lagu, Buku bacaan, acara TV yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dan lain sebagainya. Temani anak saat nonton TV dan terangkan apa yang dilihat.

Jangan Lupa Baca : Penjelasan DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) Anak Balita pada PAUD

Demikian Artikel kali ini yang bisa kami sampaikan melalui Blog PAUD ini, mudah-mudahn bermanfaat, sebelumnya kami ucapkan terimakasih. 

Penjelasan DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) Anak Balita pada PAUD

Blog PAUD kali ini akan menjelaskan sedikit tentang DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) Anak Balita pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Apa yang dimaksud dengan Pendidikan Anak Usia Dini ini ..?? Mungkin sobat sudah tidak asing lagi yang namanya Pendidikan Usia Dini (PAUD).

Pendidikan Anak Usia Dini adalah merupakan suatu tugas orang tua, pendidik dan masyarakat untuk mrngoptimalkan tumbuh kembang anak sesuai dengan kemampuan yang dibawa anak sejak lahir sehingga anak menjadi cerdas dan sehat, namun harus selalu dipantau melalui deteksi dini tumbuh kembang anak secara rutin dan teratur agar tidak terlambat apabila terjadi masalah dengan tumbuh kembangnya.
Gambar Ilustrasi : Penjelasan DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) Anak Balita pada PAUD

Apa yang dimaksud dengan Deteksi Tumbuh Kembang (DDTK)?


Yang dimaksud dengan Deteksi Tumbuh Kembang adalah suatu upaya yang dilakukan untuk menentukan penyimpangan tumbuh kembang anak sedini (seawal) mungkin. Agar tumbuh kembang anak berlangsung optimal yaitu anak menjadi sehat dan cerdas sesuai dengan kemampuan yang sudah dibawanya sejak dalam kandungan serta berperilaku baik.

Bagaimana Cara Mendeteksi ?


Cara Mendeteksi Anak Balita Usia Dini dengan cara mengamati secara cermat dan teratur tumbuh kembang anak, kemudian mencocokkan dengan gambar-gambar yang ada pada KMS dan kalender balita.

Apa yang dimaksud dengan Tumbuh Kembang anak?


TUMBUH (Pertumbuhan) adalah perubahan, bertambah besarnya ukuran tubuh anak yang dapat diukur yaitu : tinggi badan, berat badan.

KEMBANG (Perkembangan): adalah bertambah matangnya orgam tubuh sehingga dapat berfungsi, yaitu jantung dapat memompa darah keseluruh tubuh, anak menangis bila lapar.

PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN adalah proses berkesinambungan yang dinamis sejak konsepsi yang berlangsung secara bertahap teratur hingga dewasa. Terdapat variasi-variasi pada anak-anak normal, yang menunjukan reaksi aktif dari individu yang sedang tumbuh terhadap pengaruh faktor-faktor keturunan dan lingkungan yang sangat banyak dan beragam.

Bagaimana cara mengetahui pertumbuhan anak? 


Cara mengetahui Pertumbuhan Anak yaiut dengan cara mengukur secara berkala dan teratur: Berat badan, panjang/Tinggi badan, Linkar kepala, Lingkar lengan Atas.

Yang sering dipakai untuk menilai pertumbuhan anak adalah berat badan, karena mudah dikerjakan dan mudah berubah akibat dari suatu kelainan atau penyakit yang terjadi pada anak.

Penimabangan harus dilakukan secra teratur sebulan sekali, dan hasilnya dibuat grafik pada kalender balita/KMS

Bagaimana cara mengetahui perkembangan anak?


Perkembangan Anak dalam BKB dapat dinilai dengan mengamati kemampuan/kepandaian anak dalam hal :Gerakan kasar, gerakan halus, mengerti isyarat pembicaraan (komunikasi pasif), mengungkapkan dengan isyarat/kata-kata (komunikasi aktif), kecerdasan, menolong diri sendiri, bergaul.

Kapan pertumbuhan  anak dikatakan normal?


Pertumbuhan Anak dikatakan Normal, apabila grafik berat badan anak berada pada jalur warna hijau pada Kalender Balita/KMS atau sedikit diatasnya. Arah grafik harus naik dan sejajar mengikuti kelengkungan jalur warna hijau. Setelah anak ditimbang, ibu harus mencocokan secara teratur berat badan anak dengan gambar pertumbuhan anak (jalur lengkung berwarna hijau) pada kalender balita. Bila umur dan kemampuan atau kepandaian anak sesuai dengan yang tergambar pada Kalender Balita.

Demikian Penjelasan sederhana tentang DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang) Anak Balita pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Mudah-mudahan bermanfaat. Silahkan bagikan artikel ini pada sosial media yang sobat gunakan. Terimakasih 

Metode Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD

Metode Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD - Pengalaman mengajari kita semua agar mampu mengajak/merujuk anak didik kita supaya ingin belajar dengan semangat tanpa membuat mereka mengeluh dengan alasan sulitnya pembelajaran yang para tutor-tutor hebat berikan.

Sebetulnya pada saat usia anak PAUD jauh lebih mudah untuk kita arahkan terhadap semua pelajaran asalkan pembelajaran tersebut tidak membuat putra-putri kita semua menjadi stres untuk menggelutinya, 

Mari kita ambil salah satu pembelajaran yang bukan bahasa kita sendiri, yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris yang tentunya orang dewasapun terkadang merasa kesulitan untuk mata pelajaran ini. 

Namun Anak seusia PAUD mampu menyerap pelajaran ini dengan begitu mudah, nah sekarang mari kita coba menggunakan metode termudah untuk mengajarkan putra-putri kita semua agar pintar berbahasa inggris dan menjadikan mereka lebih semangat untuk menggelutinya.
Gambar ilustrasi : Metode Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD
Belajar Berbahasa Inggris tingkat usia PAUD kita kenalkan dengan dasar pembelajaran PAUD salah satunya dengan mengenalkan alpabeth in english/huruf bahasa inggris dengan memadukan ejaan huruf ini dengan lagu mulai dari A (Ei) B (bi) C (si) D (di) E (i) F(ef) G (ji) dan seterusnya.

Secara tidak sadar cara ini membuat anak didik kita semua mampu menghafal ejaan huruf dalam bentuk Bahasa Inggris dan kemudian setelah anak mampu menghafal huruf-huruf bahasa inggris kita coba dengan spelling of Name/mengeja nama sendiri dengan menggunakan bahasa inggris. akan tetapi kita harus penuh Ekstra sabar untuk membimbingnya, karena sedikit kita menuntut terhadap anak akan tidak baik juga hasilnya, 

Dan selanjutnya dapat kita ganti dengan nama-nama buah-buahan, nama-nama hari atau yang lainnya, tentunya sama  kita padukan hapalan mereka dengan sebuah lagu, baik nada yang di buat oleh tutor ataupun yang sudah ada pada CD agar putra-putri kita tidak bosan dengan pembelajaran bahasa inggris yang tutor-tutor hebat berikan. 

Mungkin Metode yang mudah ini dapat menginspirasi tutor-tutor PAUD di manapun anda berada, namun sekalipun ini metode termudah akan tetapi tutor-tutor hebat di seluruh indonesia akan merasa puas dengan perkembangan anak didik kita yaitu Usia PAUD mahir Berbahasa Inggris.

Selamat Mencoba Sahabat Tutor / Guru PAUD.

Penulis@Istriku_Guru PAUD Bairul Fiqri

Guru PAUD Belajar Microsoft Word Cara Membuat Surat Berantai dengan Microsoft Excel

Admin Blog PAUD kali ini akan membagikan Guru PAUD Belajar Microsoft Word Cara Membuat Surat Berantai dengan Microsoft Excel yang sudah dipelajari oleh Guru PAUD Baitul Fiqri Nasional selama 30 Menit di Ruangan Belajar anak-anak PAUD.

Bagaimana Langkah-Langkah Cara Membuat Sura Berantai dengan Microsoft Excel yang mereka Pelajari ..??

Ok sobat Blog PAUD di Nusantara, mari kita Belajar Secara Online di Blog PAUD sederhana ini, adapun Langkah-langkahnya di bawah ini :

1. Pertama silahkan anda nyalakan Komputer/Laptop yang anda pegang, dan silahkan tunggu Booting sampai selesai. Jika Komputer/Laptop Anda Loading, silahkan Install terlebih dahulu agar Pembelajaran ini lancar jaya. Heee...

2. Jika Proses Booting sudah selesai dan Tampilan Desktop sudah terlihat, silahkan buka Microsoft Word anda, dan silahkan anda Ketik Surat yang akan di buat, disini saya akan memberikan Blangko surat yang dipakai oleh kami di Lembaga PAUD.
Gambar : Contoh Surat Pemberitahuan
3. Jika sudah Anda Ketik Contoh Surat di atas, silahkan "Save As" dan silahkan Buat "Foder Baru" dengan tujuan untuk mempermudah langkah selanjutnya, adapun untuk "File Name" bebas tapi saya saya menyimpan dengan nama File "Surat Pemberitahuan Biaya Orang Tua". 

4. Langkah selanjutnya silahkan Anda buka Microsoft Excel, kemudian silahkan anda buat Database dengan Format sesuai dengan Isi surat yang anda Buat pada Microsoft Word sebelumnya. Untuk Lebih jelasnya silahkan perhatikan Gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi : Pembuatan Database Surat Berantai
5. Jika anda sudah selesai membuat Database Surat Berantai, silahkan Anda Rename dan Berinama "Database" dengan tujuan mempermudah untuk mengingat, silahkan sesuaikan saja.
Gambar Ilustrasi : Memberi Nama "Database"
6. Silahkan Anda Save dan satukan dengan Surat yang anda buat dan simpan sebelumnya pada satu Folder.

7. Selanjutnya kita akan memasukan Database Excel yang kita buat tadi, dengan Cara silahkan Buka kembali Microsoft Word Surat Berantanya, kemudian silahkan Klik "Menu Mailings" kemudian Klik Start "Mail Merge --> Step by step Mail..." kemudian akan muncul dialog baru, silahkan Klik Next.. Klik Next lagi.. akan muncul seperti Gambar di bawah :
Gambar Ilustrasi
8. Silahkan Anda Pilih Browser dan silahkan Cari Database yang sebelumnya anda buat, kemudian OK,, akan muncul peringatan silahkan Klik OK lagi dan terakhir akan muncul seperti gambar dibawah ini :
Gambar Ilustrasi
9. Silahkan Anda letakkan Kursor dan silahkan Anda Pilih sesuai Job masing-masing sesuai dengan. Akan tampil seperti Gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi : Menyisipkan Field
10. Jika anda sudah menyisipkan Field kemudian silahkan Klik Prewview Results, hasilnya akan seperti Gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi : Hasil 
Jika Langkah di atas sudah benar, maka tampilannya seperti gambar di atas, artinya Surat Berantai sudah siap dicetak dan dibagikan kepada Wali Murid dengan nama dan jumlah biaya masing-masing. Jika masih ada pertanyaan silahkan jangan sungkan-sungkan masukkan pertanyaannya pada kotak komentar yang sudah disediakan. Terimakasih

Guru PAUD Belajar Komputer

Blog PAUD kali ini akan menuliskan sebuah artikel Guru PAUD Belajar Komputer mulai dari mengoperasikan Microsoft Office Word, Microsoft Office Excel dan Microsoft Office Powerpoint, hal ini menjadikan motivasi bagi guru-guru PAUD bahwa tidak ada kata terlambat dalam belajar, mereka sangat antusias sekali dengan Pembelajaran Komputer yang dibimbing oleh Ketua Pengelola/Kepala Sekolah Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Gambar Ilustrasi : Guru PAUD Belajar Komputer
Bagaimana Cara Belajar Komputer dengan Cepat ...??

Sebenarnya Belajar Komputer dengan Cepat banyak diulas di Internet, tetapi kali ini saya akan memberikan Tips dan Trik yang digunakan dalam mengajar Komputer yang sering saya gunakan.

Cara Cepat Mengajar Guru PAUD Belajar Komputer :

1. Silahkan anda buat jadwal Khusus Pembelajaran Komputer Bagi Dewan Guru PAUD, usahakan jadwal menyesuaikan dengan kebutuhan waktu luang bagi guru-guru PAUD, bisanya guru PAUD didominasi oleh perempuan. Jadi anda buat jadwal sebisa mungkin supaya tidak bisa mengganggu aktivitas ibu rumah tangga.

2. Jumlah Unit Komputer/Laptop usahakan menyesuaikan jumlah Guru PAUD, bagaimana jika komputer baru ada satu Unit ... ?? hal ini jangan dijadikan kendala dalam proses Pembelajaran Komputer. Silahkan sesuaikan waktu belajarnya, minimal satu guru PAUD mendapatkan pembelajaran kurang lebih 30 menit perkali pertemuan.

3. Setiap kali pertemuan usahakan kita sebagai Pengajar membiarkan mereka untuk memegang Mouse/TouchPad untuk menggerakan kursor kemanapun yang mereka inginkan, adapun waktunya kurang lebih 3 sampai dengan 4 menit.

4. Mengajar Komputer Guru PAUD usahakan jangan banyak menerangkan materi, perbanyaklah praktik, jika dipersentasikan, Materi 10% dan Praktik 90%. artinya Guru PAUD akan mudah menyerap Pembelajaran Komputer dengan Praktik.


Itulah Tips dan Trik Cara Cepat Mengajar Guru PAUD Belajar Komputer yang bisa kami bagikan melalui Blog PAUD ini, mudah-mudahan anda bisa menambahkan kembali Tips dan Triknya pada komentar blog ini.

Pembelajaran dengan Anak PAUD dengan Ceria

Salam Semangat Tutor-Tutor PAUD 
Di sini kita akan mempelajari karakter anak didik kita semua yang bermacam-macam, sebelumnya saya akan bertanya, Pernahkah anda menjadi Guru PAUD ... ?? Pernahkah anda melihat senyum-senyum bahagia di bibir manis mereka ketika anda sedang mengajar? 

Baiklah jika jawaban anda "YA" kita lanjutkan. 

Berawal dari senyuman mereka yang menyambut hangatnya suasana Pembelajaran yang di mulai di dalam kelas, dan kita harus mampu membawa suasana tersebut menjadi menyenangkan untuk kita ajak putra-putri kita semua dalam Pembelajaran yang sulit sekalipun menjadi mudah dan menyenangkan.

Di awali dengan Do'a pada awal Pembelajaran dan diteruskan dengan mengaji Iqro itu akan lebih mudah untuk kita memperkenalkan anak terhadap hurup-hurup Iqra sebagai cara cepat mereka untuk Mengaji, dan dilanjutkan dengan do'a-do'a harian yang bisa mereka lapalkan pada kegiatan sehari-hari bukan hanya di sekolah saja melainkan dalam kegiatan mereka setiap waktu.

Selanjutnya kita akan menuntun putra-putri kita terhadap Cara Menulis dengan Baik dan di teruskan dengan Cara Mengeja sebuah tulisan Pendek yang bisa kita tuntun mereka melalui hanya tiga huruf atau dua huruf dan dilanjutkan dengan Pengelompokan Kata.

Usahakan Jangan Selalu Menulis, karena itu akan membuat putra-putri kita menjadi bosan dan tidak tertarik dengan Pembelajaran yang kita berikan, mari kita ganti dengan game-game yang menarik yang membuat anak kita semangat yang dapat kita padukan dengan nyanyian seru. Salah satunya adalah Permainan "Panggil Aku"

Mari kita mulai Permainan Panggil Aku dengan Nada Kalau Kau Suka Hati.
Siapa yang Paling Cantik?
Aku (anak perempuan)
Siapa yang Paling Ganteng
Aku ( anak laki-laki)
Kalau Kau Suka Hati Panggil Sifa
Sifa ( serentak memanggil)
Kalau Kau Suka Hati Panggil Gio
Gio ( serentak memanggil)
Kalau Kau Suka Hati
dan Memangnya Begitu
Kalau Kau Suka Hati Panggil Bunda
Buda.......

Dan mari kita Lanjutkan dengan menulis kembali, buatlah anak agar tetap semangat walaupun Pembelajaran sudah hampir istirahat dengan cara berikan catatan sedikit saja  agar putra putri kita semua tidak jenuh.

Dan di Akhir Pembelajaran berikan Pekerjaan Rumah yang sudah kita tulis di buku PR masing- masing yang sudah rutin kita berikan terhadap anak setiap harinya, dan di bimbing oleh orang tua dalam proses Pengerjaannya pada malam hari. dan buku PR ini harus rutin setiap hari Tutor berikan kepada siswa dengan buku yang sama. cara ini akan membuat anak didik kita selalu belajar baik di sekolah maupun di rumah, karena Pembelajaran di sekolah hanya terbatas, secara tidak sadar orangtua berusaha menjadi Guru layaknya Guru di sekolahnya.

Itulah salah satu Pembelajaran dengan Anak PAUD dengan Ceria dan Cara Sukses Anak Meraih Peringkat di Jenjang Sekolah Dasar, semoga Artikel sederhana ini dapat Menginspirasi kita semua sebagai Tutor/Guru PAUD dimanapun anda berada.

Penulis @Guru_Tutor PAUD Baitul Fiqri Nasional 

NB : Mana Cerita Pembelajaran Mu ...?? Silahkan Kirim Ke Blog PAUD ini melalui Contact Blog ini.

Daur Ulang APE Tutor PAUD

Salam Sehat, Cerdas, Ceria - Kali ini saya akan memperkenalkan Daur Ulang APE yang bisa menginspirasi  Pembelajaran Anda semua khususnya Bagi Tutor-tutor/Guru PAUD di manapun anda berada. 

Pengalaman mengajari kita semua untuk bisa membuat Anak Didik kita semua untuk selalu tersenyum ceria tanpa harus membuat mereka jenuh salah-satunya dengan membuat sesuatu yang menarik dan tidak membosankan.

Mari kita intip celoteh Anak Didik kita, mengingat dengan cita-cita mereka yang sangat berbeda beda dan berbagai macam keinginan, salah satunya Anak yang memiliki cita-cita untuk menjadi Photographer, mari kita ambil Tema Anak yang bercita-cita untuk menjadi Photographer

Mengingat jaman yang super era Globalitation, mampu menguak Selfi mengubah segalanya. Berikut Tutorial untuk membuat Daur Ulang APE yang bertemakan Cita-Cita Anak : 

1. Pertama, kita siapkan kardus yang berukuran kecil (Bekas Waffer), Kemasan Larutan Ukuran Kecil, Gunting, Cutter, Lem, dan Spidol Berwarna Hitan.

2. Kedua Potong kardus berukuran sedang, dan tutup hingga membentuk segi empat ukuran Poto Camera. 

3. Silahkan Lubangi kardus berukuran akua bekas Larutan, Potong menjadi dua bagian akua bekas larutan dan ambil bagian yang ujungnya.

4. Silahkan masukan bagian potongan akua larutan ke dalam kardus yang telah di lubangi dan jangan lupa silahkan LEM tutup kemasan larutan tepat di bagian atas kamera untuk memotret

5. Warnai Kardus dan akua yang sudah menempel dengan spidol hitam dan alat peraga kameramen siap di coba.

Baiklah itulah salah satu contoh untuk membuat anak kita semua selalu tersenyum ceria, semoga menginspirasi anda agar anak-anak kita dapat memperagakan memotret teman-temannya, keluarganya, ataupun guru/tutornya. 

Salam Semangat Tutor-Tutor PAUD.
Penulis Tutor/Guru@PAUD Baitul Fiqri Nasional

Siap-Siap Bahwa Profil / Data Lembaga PAUD Bisa Di Download di Web Manajemen PAUD dengan Format Excel

Blog PAUD akan mengulas sedikit tentang keterangan yang ada di Manajemen PAUD-DIKMAS yang berada di sebelah kanan atas yaitu "Unduh Excel". ketika kita meng-Klik nya akan muncul peringatan "Menu ini sedang dalam pengembangan. Maaf atas ketidaknyamanannya"

Unduh Excel sementara ini belum bisa gunakan tetapi kita wajib mengetahui kegunaannya, Apa kegunaan Menu Unduh Excel tersebut ..?? 

Kegunaan Unduh Excel pada Manajemen PAUD-DIKMAS tersebut yang nantinya kita biasa mengecek Data Lembaga secara Detail dengan Format Excel, analisis ini bisa kita pelajari dari Pengalaman yang sudah dilakukan Oleh Operator Dapodikdasmen yang telah disediakan di Web manajemen masing-masing.

Format Excel yang terdapat di Manajemen Dapodikdasmen tampilannya seperti Gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi : Tampilan Manajemen Login Operator Dapodikdasmen
Dengan tampilan tersebut, jika kita meng-Klik Profil sekolah, maka hasilnya akan mengunduh Profil Sekolah Secara Detail, yang sebelumnya sudah saya jelaskan pada postingan sebelumnya :


Pada Profil Sekolah yang kita download terdapat Data Identitas Sekolah, Data PTK, Data Peserta Didik, Data Prasarana. Tampilannya seperti Gambar di bawah ini :
Gambar Ilustrasi : Unduhan Profil Sekolah Dikdas
Dari unduhan Format Excel Manajemen Dapodikdasmen di atas kita sudah menganalisis bahwa kegunaan Unduh Excel sama hasil yang ada di Manajemen PAUD-DIKMAS. 
Gambar Ilustrasi : Unduh Excel Manajemen PAUD-DIKMAS
Sementara ini Unduh Excel belum bisa digunakan, tetapi hal ini akan membantu mempermudah pekerjaan Operator Dapodik PAUD dalam pengecekan data yang sudah disinkronkan.
Gambar Ilustrasi 
Dengan artikel ini mudah-mudahan tidak asing lagi dengan Unduh Excel yang berada di Menu Manajemen PAUD-DIKMAS. Sebelumnya kami ucapkan terimakasih telah membacanya. Jika ada pertanyaan seputar Dapodik PAUD, silahkan tuliskan pada kotak komentar yang sudah disediakan. Terimakasih

Server Manajemen PAUD Beralih Ke Alamat manajemen.paud-dikmas.kemdikbud.go.id

Blog PAUD menginformasikan kembali bahwa Server Manajemen PAUD Beralih Ke Alamat manajemen.paud-dikmas.kemdikbud.go.id, sahabat Blog PAUD mungkin sudah mengetahuinya dengan perubahan server Manajemen PAUD - DIKMAS ini, tidak ada salahkan kami menginformasikan kembali melalui Blog sederhana ini.

Server Manajemen PAUD yang tadinya beralamat di http://118.98.233.177:616/ sehingga kita akan diarahkan / dialihkan ke Web Manajemen PAUD ke alamat http://manajemen.paud-dikmas.kemdikbud.go.id/.

Dengan demikian sobat bisa melakukan beberapa hal di dalamnya seperti yang biasa kita lakukan Cek Hasil Sinkronisasi Dapodik PAUD-DIKMAS, Cek Data PTK, Cek Data Peserta Didik, Cek Kelengkapan Sarana Prasarana, dan lain sebagainya.
Gambar Ilustrasi : Profil Operator Sekolah
Ada beberapa Himbauan dari Web Manajemen PAUD bahwa untuk sementara sync offline ditutup. Diharapkan melakukan sync secara Online. artinya jika sobat mau melakukan sinkronisasi Dapodik PAUD-DIKMAS, sementara ini silahkan lakukan sinkron secara online.


Manfaat dan Kegunaan Memantau/Menggunakan Manajemen PAUD-DIKMAS :

1. Memantau hasil dari sinkronisasi terakhir melalui Aplikasi Dapodik.
2. Bisa melihat Data Lembaga secara Detail seperti Info Lembaga, Info Kontak Lembaga, Identitas Lembaga, Data Pelengkap Lembaga, Lokasi Lembaga, dan Peta Lembaga.
3. Bisa melihat secara Rinci Data Sarpras, PTK, PD, Rombel, dan Data Keluar seperti PD (Peserta Didik) dan PTK.
4. Bisa melakukan Unduh Format Excel.

Dari manfaat dan kegunaan di atas alangkah baiknya setelah melakukan sinkron kita melakukan Cek Data melalui halaman manajemen.paud-dikmas.kemdikbud.go.id terbaru tetapi apabila data belum masuk 100% harap bersabar terlebih dahulu, kemungkinan data belum ditarik ke server Manajemen Dapodik PAUD-DIKMAS, silahkan tunggu 1 x 24 Jam atau lebaih.

Bagaimana Jika ada perubahan data .. ??

Silahkan lakukan perbaikan data melalui Aplikasi Dapodik kemudian silahkan lakukan sinkronisasi Online.


Sebelumnya kami telah menuliskan Tutorial Cara Sinkron Offline sebelum ada pemberitahuan bahwa sementara sync offline ditutup. Diharapkan melakukan sync secara Online


Mungkin Tutorial tersebut bisa kita Gunakan kembali setelah ada Pengumuman Resmi di Web Manajemen PAUD-DIKMAS, silahkan pantau terus web tersebut.

Cukup sekian dan terimakasih Pengumuman  Server Manajemen PAUD Beralih Ke Alamat manajemen.paud-dikmas.kemdikbud.go.id yang bisa kami bagikan melalui Blog PAUD ini, mudah-mudahan bermanfaat. Jika ada pertanyaan jangan sungkan-sungkan tuliskan pada kotak komentar yang sudah disediakan. Terimakasih