-->

Perubahan dalam petunjuk teknis pemberian bantuan kepada lembaga PAUD tahun 2014

Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota
Seluruh Indonesia

Kami sampaikan dengan hormat bahwa sehubungan dengan tidak disetujuinya revisi DIPA Satker Direktorat Pembinaan PAUD mengenai pengalihan alokasi anggaran Bansos ke UPT PAUDNI oleh Kementerian Keuangan dan telah disosialisasikannya juknis-juknis tahun 2014, terlampir kami informasikan beberapa perubahan ketentuan dalam petunjuk teknis (juknis) yang berlaku untuk:  
1. Bantuan Rintisan Lembaga PAUD Baru
2. Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD
3. Bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD
4. Bantuan Penguatan Lembaga PAUD
5. Bantuan Pembinaan Gugus PAUD
6. Bantuan Organisasi Mitra PAUD Tingkat Kab/Kota

Dalam hal proposal telah diberikan oleh masyarakat (lembaga PAUD) sebelum perubahan Juknis tersebut, maka proposal tidak perlu diganti. Untuk lembaga PAUD dibawah binaan UPT Pusat (PP PAUDNI/BP PAUDNI) dan UPT Daerah (BPKB/SKB) diperkenankan untuk mengajukan bantuan melalui UPT yang bersangkutan dengan mengacu Juknis yang ada. Demikian pengumuman ini kami sampaikan untuk menjadi ketentuan yang melekat dan tidak dapat dipisahkan dalam juknis. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan download attachmen di bawah ini : 

Target APK 75% Tahun 2015 Kemdikbud Sesuai Konvensi Dakkar

Target Angka Partisipasi Kasar (APK) 75% pada tahun 2015 yang dimiliki Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan kesepakatan pada Konvensi Dakkar tahun 2000, melalui Program 1 Desa 1 PAUD. Hingga akhir tahun 2013, dari total 77.559 desa se-Indonesia, sebanyak 53.832 desa sudah terlayani PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Target Renstra dan capaian PAUD (3-6 tahun) menghasilkan prestasi yang sangat baik dengan melihat indikator kerja utama (Angka Partisipasi Kasar) APK PAUD secara nasional pada tahun 2012 memiliki target APK 63,60, terealisasikan 63,01%, tahun 2013 target APK 67,40%, terealisasikan 69,4%, sedangkan tahun 2014 Kemdikbud memiliki target capaian APK 72,90%.

Peningkatan APK PAUD tercermin dari jumlah lembaga PAUD yang terus bertambah setiap tahun. Hingga bulan Desember 2013, jumlah lembaga PAUD mencapai 174.367 lembaga se-Indonesia. Dari jumlah tersebut, Taman Kanak-kanak (TK) menempati posisi teratas, atau sebanyak 74.487 TK, lalu diikuti kelompok bermain sebanyak 70.477.

Sedangkan Satuan PAUD sejenis mencapai 26.269 lembaga. Hingga akhir tahun 2014 tercatat ada 3.134 Taman Penitipan Anak. “Pencapaian yang sangat luar biasa ini tidak terlepas dari peran serta dan kepedulian dari Bunda PAUD, Kepala Daerah, dan Masyarakat semakin tinggi,” kata Direktur Jenderal PAUDNI, Lydia Freyani Hawadi, saat di kantornya, Kamis (23/01/2014).

Lydia menambahkan, dengan adanya gebyar PAUD dan penobatan Bunda PAUD sangat membantu sekali dan merekapun juga merupakan agen-agen perubahan dalam meningkatkan pelayanan pendidikan kepada anak-anak usia dini. Dalam penuntasan Satu Desa Satu PAUD pun Kemdikbud melalui Ditjen PAUDNI merangkul sejumlah organisasi mitra yang dapat menjangkau hingga daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal. Diantaranya bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut, juga memberdayakan rumah ibadah sebagai lokasi pengembangan program PAUD. Ditjen PAUDNI akan memprioritaskan program PAUD.

Sebab di tahun 2045, atau pada 100 tahun usia kemerdekaan, Indonesia akan mengalami bonus demografi. Pada periode tersebut, Indonesia akan memiliki banyak pemuda-pemudi yang penuh potensi. Calon-calon pemimpin di tahun 2045 adalah anak-anak PAUD saat ini. “Oleh karena itu, PAUD adalah investasi yang harus kita pupuk sejak saat ini,” ucap Lydia.

Di Jawa Tengah sendiri, APK PAUD sebesar 39,56 % pada Akhir Des. 2012. Hal ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya:
  • Masih terbatasnya LEMBAGA PAUD (TPA, KB, TK, SPS)
  • Kualifikasi & Kompetensi PENDIDIK PAUD, masih rendah
  • Belum sepenuhnya PAUD dilaksanakan scr HOLISTIK & INTEGRATIF
  • Adanya Kebijakan Pembinaan PAUD SATU ATAP yang secara teknis menjadi kewenangan Direktorat Pembinaan PAUD, Ditjen PAUDNI Kemendikbud (Permendiknas No. 36 tahun 2010)

NO
BENTUK SATUAN PAUD
JUMLAH LBG
PESERTA DIDIK
/AUD
KONTIBUSI THD APK (%)
1
Taman Penitipan Anak (TPA)
554
12.235
0,37 %
2
Kelompok Bermain (KB)
8.816
402.418
12,29 %
3
Taman Kanak-kanak (TK)/ RA
14.268
702.402
21,44 %
4
Satuan PAUD Sejenis SPS (POS PAUD dan PAUD TPQ)
3.325
178.795
5,46 %
JUMLAH
26.963
1.295.850
39,56 %

Rencana aksi pengembangan PAUD Terpadu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 – 2018:

Download RKH Semester 1 dan Semester 2 Kelompok Belajar (KB)

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Download RKH Semester 1 dan Semester 2 Kelompok Belajar (KB) - Pada kesempatan ini saya akan melanjutkan menulis untuk melengkapi Dokumen I yang pernah saya tuli secara mandiri pada Blog ini, karena menyusun sebuah kurikulum di lembaga itu bukan pekerjaan yang mudah, maka dengan itu saya memberikan sebuah contoh untuk dikembangkan pada satuan pendidikan masing-masing.
Gambar Ilustrasi : RKH
Jangan Lupa Download Juga Dokumen I Kurikulum PAUD/TK/RA : Download Contoh Kurikulum PAUD/RA/TK

Dengan demikian saya akan membagikan sebuah lampiran/Dokumen II nya untuk melengkapi Kurikulum di atas, maka dengan itu bagi sahabat PAUD Baitul Fiqri Nasional yang setia, silahkan lengkapi Dokumen II di Bawah ini :

RKH KELOMPOK BERMAIN SMT 1 :


RKH KELOMPOK BERMAIN SMT II :


Silahkan Download Kelengkapan Administrasi Guru/Tutor Paud tingkat KB tersebut, dan jangan lupa masukkan komentarnya setelah mendownloadnya.

Demikian artikel yang bisa saya tulis, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai contoh pada lembaga masing-masing. Terimakasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

RENCANA KEGIATAN HARIAN KELOMPOK BELAJAR SEMESTER 1

Assalmu'alaikum Wr. Wb.

RENCANA KEGIATAN HARIAN KELOMPOK BELAJAR SEMESTER 1 - Selamat malam bapak/ibu mudah-mudahan sehat selalu, pada malam ini saya akan membagikan Rencana Kegiatan Harian (RKH) Kelompok Bermain (KB) Semester 1. yang sebelumnya saya sudah menyediakan Contoh Dokumen I Kurikulum PAUD/TK/RA, jika sobat sudah mendownloadnya silahkan lanjutkan untuk menyusun Dokumen II atau Lampirannya di bawah ini :

Jangan Lupa Baca : Download Contoh Kurikulum PAUD/TK/RA



Mudah-mudahan dapat dipahami, jika bapak dan ibu berminat untuk mendownloadnya silahkan Download Dibawah ini


Dan Jangan Lupa Download Indikatonya Disini ..... Ingat berikan Komentarnya Jika Artikel ini bermanfaat dan sempat mendownloadnya. Terimakasih

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.


Resume Cerita Pendidikan Anak Usia Dini Umur KB (Kelompok Belajar) Semester 1

Salam hangat dari website www.paudbfqnaskdb.blogspot.com, pada kesempatan ini admin akan membagikan tentang Resume Cerita Pendidikan Anak Usia Dini Umur KB (Kelompok Belajar) Semester 1.

Silahkan simak dan dipeljai tentang Resume Cerita Pendidikan Anak Usia Dini Umur KB (Kelompok Belajar) di bawah ini :



Demikian artikel tentang Resume Cerita Pendidikan Anak Usia Dini Umur KB (Kelompok Belajar) Semester 1 yang bisa saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat. dan jangan lupa komentarnya.

Untuk bapak/ibu yang membutuhkan Resume Cerita Pendidikan Anak Usia Dini Umur KB (Kelompok Belajar) Semester 1 tersebut silahkan Download Di Bawah ini : 

Perbedaan Kurikulum KBK dengan KTS Kelompok Belajar (KB) PAUD

Salam hangat dari website www.paudbfqnaskdb.blogspot.com, kali saya akan memberikan gambaran dan hasil pelatihan dan bapak ibu juga bisa mengunduhnya di akhir postingan ini. Gambaran Perbedaan Kurikulum KBK dengan KTS Kelompok Belajar (KB) PAUD di bawah ini :



RAMBU RAMU
  1. Program Kegiatan Belajar Kelompok Bermain merupakan pegangan bagi Pembina, pengelola, pengasuh dan orang tua yang mempunyai kekhasan dalam bermain yang sesuai dengan tujuan pendidikan dan prinsip-prinsip pelaksanaan pendidikan
  2. Program Kegiatan Belajar kelompok Bermain hendaknya dipelajari secara terintegrasi antar delapan aspek perkembangan/kemampuan
  3. Dalam mencapai kemampuan yang diharapkan, kegiatan belajar dilakukan sambil bermain dengan memanfaatkan pengalaman otentik (pengalaman yang dialami sendiri oleh anak).
  4. Kemampuan yang diharapkan dicapai dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara bertahap dan berulang sesuai dengan kemampuan anak.
  5. Kemampuan yang diharapkan dapat dicapai dikembangkan melalui tema yang sesuai dengan lingkungan terdekat anak.
  6. Program Kegiatan Belajar Kelompok Bermain merupakan kemampuan minimal yang hendaknya dimiliki anak sesuai dengan tumbuh kembangnya.
Dalam pelaksanaan pembelajaran perlu memperhatikan prinsip-prinsip pendekatan pembelajaran dan penilaian.

Demikian Gambaran Perbedaan Kurikulum KBK dengan KTS Kelompok Belajar (KB) PAUD, untuk mendapatkan Format Word Lengkap dan Gambaran Pembelajannya silahkan Download DI SINI .....